“Di halaman museum tertua di Indonesia ini pun berdiri gagah patung pujangga besar di abad 19, Ronggowarsito, yg disahkan oleh Presiden Soekarno pada 1953.”

Patung KRA Sosrodiningrat IV, Sejarah, Museum tertua di Indonesia, wajib kamu datangi, Indonesia, tak cuma di Indonesia, Museum  Radya Pustaka, Loji Kadipolo, Presiden, Dalam Negeri, Berita Bebas, BeritaBebasX, Ulasan Berita,
Patung KRA Sosrodiningrat IV di Museum Radya Pustaka – Berita Bebas X
Berita Bebas X, Indonesia – Kalo mampir ke Kota Solo jgn ketinggalan buat berkunjung ke Museum Radya Pustaka. Area paling tepat buat menelusuri sekaligus mengetahui betapa kaya sejarah dan budaya Jawa.
Bertempat di jantung Kota Solo, letaknya di Jalan Slamet Riyadi, museum yg dibangun oleh Kanjeng Raden Adipati (KRA) Sosrodingrat IV pada tanggal 28 Oktober 1890 ini terdokumentasi sebagai museum tertua di Indonesia.
Oleh sebab itu tak aneh, di ruang tengah gedung yg dulu dikenal dgn nama Loji Kadipolo ini terdapat patung KRA Sosrodiningrat IV. Selain itu, di halaman museum pun berdiri gagah patung pujangga besar di abad 19, Ronggowarsito, yg disahkan oleh Presiden Soekarno pada 1953.
SIMAK JUGA Berita Bebas Lainnya
Leco orang pendek sih penghuni rimba raya sumatera misterius
Gerbong maut, bukti bisu yg ikuti kisah pilu perjuangan bangsa
“Mulanya museum ini berada di salah satu ruangan di kediaman KRA Sosrodiningrat IV di Kepatihan yg bernama Panti Wibowo. Kemudian pada tanggal 1 Januari 1913 sampai skarang pindah ke Loji Kadipolo. Ketika itu Paku Buwana X membeli kediaman Loji Kadipolo ini dari seorang berkewarganegaraan Belanda bernama Johannes Busselaar,” kata Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Museum Dinas Kebudayaan Surakarta, Bambang M.B.S.
Dari situ 3 Januari 2017, ucap dia, ribuan koleksi museum mulai dari arca, pusaka adat, keris, meriam, keramik, wayang, sampai naskah-naskah berbahasa Jawa Kuno ataupun Bahasa Belanda itu dikelola Dinas Kebudayaan Kota Surakarta dari Komite Radya Pustaka.
Sebab mengkoleksi tak sedikit kekayaan peninggalan tempo dahulu, tak aneh rasanya banyak tangan-tangan jahil menanam maksud jahat. Sebagaimana pernah terjadi pada 2007 silam, pencurian dgn menyamar memalsukan arca.
Sebagai antisipasi berulangnya skandal pemalsuan enam arca batu pada November 2007 silam, pihaknya bakal melaksanakan pemeriksaan rutin koleksi Radya Pustaka selama tiga bulan sekali.
Pasalnya menurut Bambang, museum bukan sekadar tempat rekreasi tapi pun sebagai edukasi. Museum itu ibarat penjaga yg mulia buat kepentingan perjalanan sebuah bangsa. Oleh sebab itu indikasi sebuah negara dikatakan maju kalau mempunyai museum dan perpustakaan.
“Sementara ini ada 10 ribu koleksi. Apa yg telah ada itu kita cek lagi triwulan sekali buat mengetahui ada atau tidaknya perubahan area maupun penyimpangan koleksi. Sebab barang-barang ini termuat nilai sejarah dan arkeologis yg tinggi. Saat ada suatu patung telah diteliti tapi diketahu hilang, tentu bakal terpotong alur sejarahnya. Maka museum perlu dijaga buat menjaga sebuah peradaban bangsa,” ucap Kepala UPT Museum yg juga membawahi Museum Keris.
Nah buat yg penasaran dgn ribuan koleksi Radya Pustaka dapat mengunjunggi di museum yg terletak tak jauh dari Taman Sriwedari itu. Tanpa dipungut biaya, setiap pengunjung cukup mengisi identitas diri di buku daftar tamu. Adapun jam operasional museum yg libur tiap hari Senin ini; Selasa – Kamis – Sabtu 08.00 – 15.30 WIB, Jumat 08.00 – 11.30 WIB, dan Minggu 09.00 – 13.00 WIB.Yuk mari kita bersama-sama menjaga situs peninggalan Indonesia. [BBX]

Sumber : BeritaBebasX | Blog yang di dedikasi untuk update berita bebas

via BeritaBebasX – Blog yang di dedikasi untuk update berita bebas

Advertisements