Polemik Ahok dan Ma’ruf Amin, bgini tanggapan Nusron Wahid

Maruf Amin dan Ahok, Polemik, Ahok, Ahok Galau, Ahok Gubernur DKI, Ahok pilih Nusron Wahid, tanggapan Nusron Wahid, Polemik Ahok dan Maruf Amin, Berita Bebas, Berita Terbaru, Ulasan Berita,
Maruf Amin dan Ahok – BeritaBebasX


Berita Bebas X
– Salah satu ketua Pengurus Besar Nahdhatul Ulama (PBNU), Nusron Wahid menilai, polemik antara Gubernur non aktif DKI Jakarta, Basuki Tjahaja alias Ahok dgn Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma’ruf Amin telah berakhir. Menurut Nusron, kedua belah pihak sudah saling memaafkan.

“Pak Ahok telah meminta maaf, Pak Ma’ruf Amin telah memaafkan, antara yg bermasalah telah saling memaafkan ya usai artinya masalah beres,” ujar Nusron ketika berkunjung ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Berita Bebas ini dilansir dari berita dunia maya yang sudah tersebar luas, Sabtu (4-Februari).

Mantan Ketua Timses Ahok– Djarot ini pun meyakini Barisan Ansor Serbaguna Nahdhatul Ulama (Banser NU) tak bakal melakukan perbuatan anarki pasca insiden antara Ahok dan Ma’ruf. sebabnya disebutkan Banser NU siap turut hadir posko pemenangan Ahok-Djarot di rumah Lembang sesudah perlakuan Ahok kepada Ma’ruf ketika persidangan beberapa waktu lalu.

“Banser itu enggak bakal menggeruduk saya tahu karakternya Banser. Banser itu patuh dengan hukum,” kata Politikus Golkar ini.

SIMAK JUGA Berita Bebas Lainnya
Ruhut ucap tuntutan supaya Ahok cepat ditahan adalah ngawur
Ketika Ahok ‘dikepung’ Agus dan Anies sampai disebut represif

Sebelumnya, dalam sidang kasus dugaan penistaan agama dgn terdakwa Ahok salah satu saksi yg dihadirkan jaksa penuntut umum adalah ketua MUI, Ma’ruf Amin.

Ma’ruf menegaskan, ucapan Ahok dalam kunjungan kerja di Kepulauan Seribu beberapa waktu lalu masuk ke dalam penodaan agama. Ahok juga menyatakan keberatan atas apa yg disampaikan Maruf Amin.

Ahok pun keberatan atas kesaksian Maruf Amin yg membantah ketua umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menelpon Maruf pada tanggal 6 Oktober dimana sehari setelahnya yakni 7 Oktober, Agus Harimurthi Yudhoyono, lawan politiknya dalam kontestasi Pilgub DKI Jakarta 2017, bertemu dgn Maruf.

“Saya pun keberatan saksi membantah tanggal 7 Oktober 2016 bertemu paslon nomor urut satu. Terang terang saudara saksi menutupi riwayat pernah menjadi Wantimpres Susilo Bambang Yudhoyono,” ucap Ahok, Selasa (31-Januari).

“Jadi jelas tanggal 7 Oktober saudara saksi. Saya berterima kasih ngotot bahwa saudara saksi tidak berbohong, namun kalau berbohong kami bakal proses secara hukum saudara saksi buat membuktikan bahwa kami mempunyai bukti,” tegasnya. [BBX]
Sumber : BeritaBebasX | Blog yang di dedikasi untuk update berita bebas

via BeritaBebasX – Blog yang di dedikasi untuk update berita bebas

Advertisements