Juru bicara FPI Munarman tersangkut kasus dugaan fitnah

FPI Munarman, Kejadian, bali, Hukum, FPI, banyak kasus menerpa, tersangkut kasus dugaan fitnah, Bali, Islam, Indonesia, kebhinekaan tunggal ika,
Munarman – BeritaBebasX


Berita Bebas X
– Juru Bicara Front Pembela Islam (FPI) Munarman tersangkut kasus dugaan fitnah yg dilaporkan perhimpunan tokoh dan masyarakat Bali ke Polda Bali, Senin (16-Januari). Laporan ini tersangkut dugaan fitnah yg dilontarkan Munarman buat pecalang.

Direktur Kriminal Khusus Polda Bali Kombes Pol Kenedy kemarin melantaskan, polisi sudah menaikkan status kasus yg terjadi di bulan Juni 2016 itu dari penyelidikan ke penyidikan.

Terkait hal itu, Polda Bali pun telah melakukan gelar perkara bersama Kapolda Bali Irjen Pol Petrus R Golose.

“Tadi pagi kita telah gelar perkara dgn bapak Kapolda Bali, status kasus ini telah naik dari penyelidikan ke penyidikan,” terang Kenedy.

Dia menerangkan, selain statusnya yg meningkat, polisi pun telah memeriksa saksi-saksi ahli.

“Hari ini ada saksi ahli yg kami periksa. Ada ahli pidana, ahli bahasa dan ITE. Kami telah memeriksa ketua pecalang juga,” paparnya.

Sampai kemarin, sedikitnya 42 pengacara di Bali melontarkan bersedia mendampingi para pelapor. Mereka tergabung dalam Gerakan Advokat Bhineka Tunggal Ika (GAB).

SIMAK JUGA Berita Bebas Lainnya
Ungkapan Rizieq Syihab ke wakil rakyat ketika banyak kasus menerpa
Ahok beradab, FPI respek

Salah satu pengacara, Valerian Wangge menuturkan yg menjadi korban dari dugaan fitnah tersebut tidak hanya pecalang, tapi juga umat Islam di Bali.

“Pengacara-pengacara di Bali menyatakan siap mem-backup laporan di Polda bali tersebut. Mulai pengacara senior sampai pengacara muda, siap mem-backup pelapor,” terang Valerian.

Pini sepuh Perguruan Sandhi Murti, I Gusti Agung Ngurah Arta menerangkan, kasus ini terjadi sejak 18 Juni 2016. Ia beralasan tidak melaporkan ketika itu sebab kasusnya telah ditangani anggota DPD asal Bali Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna.

Tapi setelah lama menunggu, ternyata Wedakarna tidak memproses kelanjutan dari kasus ini. Setelah mengetahui kasus ini tidak dilanjutkan oleh karna dirinya bersama elemen masyarakat Bali lintas agama dan lintas ormas melakukan koordinasi dan diputuskan buat mengambil alih kasus tersebut.

Kasus ini dimulai ketika FPI dipimpin Munarman mendatangi kantor Kompas terkait dgn pemberitaan soal warung makan di Serang buka di bulan Ramadan, yg dinilai menyudutkan syariat Islam.

Dalam pertemuan tersebut, Munarman menyinggung dgn mengatakan pecalang sudah melarang orang muslim salat Jumat, dan petugas keamanan ada itu melempari rumah warga beragama Islam. Pertemuan tersebut terekam dalam video yg telah tersebar berdurasi 1 jam 24 menit.

Ngurah Artha menilai ucapan Munarman tersebut disampaikan tanpa bukti riil dan fakta yg kongkrit.

“Munarman mengatakan hal itu di TV. Munarman mengatakan kalau di Bali, ada pecalang melempari umat Islam dan melarang umat Islam salat Jumat. FPI terus bikin hal-hal yg di luar jalur hukum, memecah belah kesatuan, kerukunan antar umat beragama. Kita perlu lawan FPI melalui jalur hukum sebab FPI sudah merusak kebhinekaan kita,” ungkapnya.
Sumber : BeritaBebasX | Blog yang di dedikasi untuk update berita bebas

via BeritaBebasX – Blog yang di dedikasi untuk update berita bebas

Advertisements