Persaksian blak-blakan eks anggota aliran keagamaan melenceng

Islam, Kejadian, medsos, tak disangka, tak cuma di Indonesia, Pernyataan kontroversial, Indonesia, Berita Bebas, Ulasan Berita, uang, Kabupaten Bekasi,
Ilustrasi aliran sesat – BeritaBebasX


Berita Bebas X
– Dalam beberapa tahun terakhir ini, Tanah Air kerap diwarnai pemberitaan tersangkut terorisme. Para pelaku rela dijadikan ‘budak’ kelompok tertentu yg memberikan titah buat meledakkan suatu tempat dgn agama dijadikan sebagai acuhan.

Berita Bebas ini bersumber dari beberapa media online yang sudah menemui eks pengikut aliran keagamaan di mana ajarannya terbilang menlenceng dari yg sudah ada. Sesuai kode etik, nama narasumber pun tak disebutkan.

F kini mulai menceritakan awal mula dirinya terjebak dalam kehidupan suatu komunitas tersebut.

“Di sana itu diajarin bagaimana Islam yg katanya sebenarnya. Mereka bilang banyak orang kafir yg artinya di luar dari komunitas mereka,” ujar F, Berita Bebas ini didapat hari Senin (12-Desember).

F diajarkan jika pemahaman agama yg selama ini ia dapatkan tak benar.

“Mereka bilangnya udah enggak murni Islam. Kalau mau masuk surga tuh begini-begini seharusnya. Pokoknya ya ajarannya frontal lah kalau mau masuk surga,” paparnya.

SIMAK JUGA Berita Bebas Lainnya
Dunia makin kacau menurut Indeks Perdamaian Dunia 2016
Pernyataan Christianto Wibisono Tentang Politik dan Pemerintahan AHOK

Malahan, lanjut F, pemahaman yg ditanamkan kepadanya menyebut kalau orang tua pun kafir.

“Iya orang tua dibilang kafir juga sebab belum masuk komunitas mereka,” ucapnya.

Bak menjadi pahlawan, lanjut F, orang-orang itu seakan-akan memberikan solusi kalau mau menyelamatkan orang tua di akhirat.

“Katanya tapi tenang aja. Orang tua dapat ikut diselamatkan di akhirat, karena saya udah join sama mereka. Istilahnya orang tua udah punya anak yg soleh,” terangnya.

“Kan katanya kalau orang meninggal itu yg dibawa ada 3, amal soleh, ilmu bermanfaat sama anak yg soleh kan. Nah, karena saya udah gabung, terus udah belajar Islam sesungguhnya jadi termasuk anak yg soleh,” ungkapnya.

Waktu pun berjalan. F mengaku ketika itu seakan mendapat ‘hidayah’ hingga akhirnya 3 tahun menjadi pengikut.

“Tapi lama-lama saya aneh. Karena semakin lama ikut komunitas kaya gitu, semakin banyak uang yg diminta. Katanya buat ini buat itu,” tuturnya.

“Tapi sejauh saya perhatikan itu uang ya buat operasional mereka-mereka. Karena kebanyakan enggak ada yg punya pekerjaan tetap,” ungkapnya.

F pun memaparkan beberapa alasan mahasiswa yg direkrut dan seseorang dgn usia terlihat masih muda.

“Ya kan kalau mahasiswa itu waktunya fleksibel yah. Kapan diperlukan sama mereka bisa. Kalaupun ada kuliah kan bisa bolos,” jelasnya.

“Udah gitu kan kalau masih muda itu kan masih labil ya. Istilahnya masih cari jati diri. Jadi dapat didoktrin,” terangnya.

Genap 3 tahun, F mengakhiri buat tidak lagi terjun dalam kegiatan itu.

“Ya lama-lama saya sadar. Duit abis enggak jelas. Udah gitu banyak bohongnya sama orang. Disuruh minjem duit. Malah pernah saya disuruh gadai surat-surat berharga. Mulai dari situ tuh saya ngerasa aneh,” terangnya.

“Keluarnya ya saya ngilang aja. Ganti nomer HP. Terus minta temen saya jagain saya kalau di kampus,” ucapnya.

F pun memiliki anggapan sendiri terkait terbongkarnya jaringan Bahrun Naim Bekasi.

“Kalau itu mah doktrinnya udah parah tuh. Sampai mau dijadiin ‘pengantin’ coba. Mungkin kalau saya enggak mutusin keluar dari komunitas aneh kemarin, bisa saja saya kedoktrin begitu tuh,” tutupnya.
Sumber : BeritaBebasX | Blog yang di dedikasi untuk update berita bebas

via BeritaBebasX – Blog yang di dedikasi untuk update berita bebas

Advertisements