Benih permulaan Islam di Papua Barat

Islam, pemimpin non muslim di jakarta, Islam di Papua, benih permulaan Islam, Ulama, Sejarah, Kejadian, Berita Bebas, Ulasan Berita, Kejadian, Indonesia, tak disangka,
ilustrasi Jemaah haji – BeritaBebasX

Berita Bebas X – Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Papua Barat, Ahmad Nausrau menyuarakan, bahwa jumlah umat Muslim di Papua Barat tatkala mencapai 50 persen dari jumlah keseluruhan penduduknya. Beberapa kabupaten dari 11 kabupaten serta satu kota di Papua Barat masyarakatnya telah beragama Islam sejak lama. Menurut Ahmad, warga Papua tak sedikit yg memeluk agama Islam sejak dulu.

“Sejumlah kabupaten di Papua Barat masyarakatnya telah beragama Islam sejak lama. Contoh Kabupaten Raja Ampat, Kaimana, Fakfak, Bintuni dan Sorong Selatan. Kalau ditengok dari sisi sejarah, Islam merupakan agama yg pertama masuk ke Papua,” kata Ahmad di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara. Berita Bebas ini didapat dari dunia maya yang telah beredar luas, Jumat (25 November 2016).

“Sebagian besar wilayah Papua Barat adalah wilayah Kesultanan Ternate, oleh sebab itu daerah ini penduduknya muslim sebab daerah Kesultanan Ternate,” terangnya.

SIMAK JUGA Berita Bebas Lainnya
Dunia makin kacau menurut Indeks Perdamaian Dunia 2016
Pernyataan Christianto Wibisono Tentang Politik dan Pemerintahan AHOK

Tapi, kata Ahmad, ketika dua orang misionaris dari Jerman datang ke Papua pada abad 18, sebenarnya mereka diakomodasi oleh Kesultanan Ternate. Setelah itu mereka datang ke Pulau Mansinam yg ada di Kabupaten Manokwari. Padahal, Islam sudah masuk ke Papua jauh sebelum itu.

Ahmad menerangkan, sejumlah sejarawan menuturkan, Islam masuk di Papua sekitar abad 14 dan 15. Tapi, berdasarkan hasil penelitian LIPI, Islam masuk ke Papua sekitar abad 16 dan 17. Ia menegaskan, artinya jauh sebelum misionaris datang, sebenarnya Islam sudah datang di Papua.

“Akan tetapi, keberlanjutan dakwah di Papua tak selalu berlanjut hingga sekarang. Karna, Islam masuk ke Papua melewati jalur perdagangan. Oleh sebab itu, ketika para pedagang yg tiba ke Papua pulang kembali. Dakwah tak diteruskan,” tuturnya.

“Apalagi ketika Belanda menjajah Indonesia secara umum termasuk Papua, waktu itu Belanda menunggangi masa penjajahan buat menjalankan misionaris di Papua. Ketika ini umat Islam di Papua Barat jumlahnya 50 persen dari total penduduk Papua Barat. Tapi, karena banyak Muslim dari sejumlah daerah yg datang ke Papua Barat, diperkirakan jumlahnya sedikit bertambah saat ini,” terangnya.
Sumber : BeritaBebasX | Blog yang di dedikasi untuk update berita bebas

via BeritaBebasX – Blog yang di dedikasi untuk update berita bebas

Advertisements