Ruhut ucap tuntutan supaya Ahok cepat ditahan adalah ngawur

Ahok, Ahok Galau, Ahok Gubernur DKI, supaya ahok cepat ditahan, Berita Bebas, Ulasan Berita, Kejadian, sediakan lawan Ahok-Djarot, Reaksi lawan politik, Tito Karnavian,
Ahok tiba di Mabes Polri – BeritaBebasX

Berita Bebas X – Kandidat Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok) menjalani pengusutan perdana soal kapasitasnya selaku tersangka masalah dugaan penistaan agama. Ahok datang ditemani tim pemenangan duet calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahok- Djarot.

Juru bicara Tim Pemenangan Ahok-Djarot, Ruhut Sitompul menuturkan desakan supaya Ahok cepat-cepat ditahan adalah hal yg ngawur. angapanya, satu perkara tak bisa disamakan dgn perkara lainnya.

“Saya ini 40 tahun menjadi advokat, tegas saya katakan satu case tak boleh disamakan dgn case yg lain, apa lagi subjektifitas dari reserse,” kata Ruhut di Komplek Mabes Polri, Jakarta. Berita Bebas ini didapatkan dari media online yang sudah tersebar luas di dunia maya, Rabu (23 November 2016).

Selain subjektifitas, lanjut Ruhut, penahanan tdk dilakukan sebab penyidik menilik Ahok tak bakal menghalangi proses penyidikan dalam hal ini calon petahana itu dinilai kooperatif.

SIMAK JUGA Berita Bebas Lainnya
Dunia makin kacau menurut Indeks Perdamaian Dunia 2016
Pernyataan Christianto Wibisono Tentang Politik dan Pemerintahan AHOK

“Ahok sangat kooperatif, belum dipanggil saja dia sudah diperiksa 22 pertanyaan,” ujar dia.

“Kedua, tidak menghapuskan barang bukti, barang bukti sudah ditangan Mabes Polri. Ketiga, tak akan melarikan diri. Jadi enggak usah khawatir. Kita semua taat pada hukum,” tambahnya.

Di sisi lain, Ruhut bersama dgn tim pemenangan lainnya menghormati keputusan Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Kabareskrim Komjen Ari Dono Sukmanto. Politikus Demokrat ini pun menegaskan bahwa proses pemeriksaan Ahok merupakan bukti Indonesia negara hukum.

“Jadi kawan-kawan apapun pemeriksaan Ahok selaku tersangka Indonesia negara hukum, kami hormati Pak Kapolri Pak Tito, kami hormati Pak Ari Dono selaku komando reskrim, begitu juga tim pemeriksaa dan juru bicara Pak Boy,” paparnya.

Pada kesempatan itu, Ruhut menyuarakan terimakasih buat semua pihak yg slalu mendukung Ahok walaupun menyandang status tersangka. Mereka yg disebut di antaranya, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum NasDem Surya Paloh, Ketua Umum Golkar Setya Novanto, Ketua Umum PPP Djan Faridz dan Ketua Umum Hanura Wiranto.

“Tak dapat menciderai Ahok-Dajrot dia tetap ikut Pilkada 15 februari 2017, siapa pun tidak bisa menghalangi kita negara hukum,” tutup Ruhut.
Sumber : BeritaBebasX | Blog yang di dedikasi untuk update berita bebas

via BeritaBebasX – Blog yang di dedikasi untuk update berita bebas

Advertisements