Setelah demo Ahok, ribuan orang aksi gerak jalan kerukunan antar umat

Kejadian, aksi demo, berkat kedatangan pendemo ahok, Ahok, Jakarta, Indonesia, Berita Bebas, Dalam Negeri, kerukunan antar umat
gerak jalan kerukunan antar umat – BeritaBebasX

Berita Bebas X – Parisadha Budha Dharma Niceren Syosyu Indonesia (NSI), menubuhkan program gerak jalan kerukunan di depan kantor Kementerian agama RI jalan MH Thamrin, Jakarta. Gerak jalan ini pada rangka memperingati hri jadi ke-52 NSI yg jatuh pada tanggal 28 Oktober.

Selain itu, gerak jalan kerukunan ini sekalian memperingati sumpah pemuda yg jatuh pada tanggal 28 Oktober masih mensosialisasikan pesan damai antar manusia beragama. Gerak ikhtiar ini dihadiri oleh Menteri agama Lukman hakim Saifuddin.

Dari berita Online yg telah menyebar luas, pekan (6 November), seputar pukul 06.00 WIB, Menteri Lukman mendarat di tempat mengenakan pakaian kaos bercorak hijau.

SIMAK JUGA Berita Bebas Lainnya
NasDem ucap desakan elite politik perkara kasus Ahok bernuansa politis
Berkat kedatangan pendemo Ahok, keUntungan buat penjual roti

Gerak jalan ini diikuti 2.233 penduduk. awal 2.233 masyarakat, 1.356 orang di antaranya yakni cabang NSI sementara 877 orang di antaranya ialah pengunjung undangan.

Berdasarkan ide, gerak jalan ini dimulai bermula depan kantor Kementerian agama menuju Patung Arjuna Wiwaha yg terletak di persilangan jalan MH Thamrin dan jalan medan Merdeka. setelah itu perizinan gerak jalan mengalir ke arah jalan jalan KH wahid Hasyim atau Sarinah sampai tengah ke depan kantor Kementerian Agama.

Menurut Ketua umum NSI, Mahapandita utama Suhadi Sendjaja, gerak proses ini jadi kampanye guna mengurus kerukunan antar jemaah beragama di tanah Air.

“Kerukunan merupakan objek yg telah ada di Indonesia sejak dulu. Gerak jalan ini jadi tunggal aktivitas menyelenggarakan kerukunan yg direkomendasikan oleh PKUB Kementrian agama RI,” tutur Suhadi pada keterangan persnya.

Suhadi menyambung, gerak jalan ini sekaligus jadi momentum utama buat menyembuhkan efek psikologis yg muncul pasca perbuatan unjuk rasa 4 November 2016 di depan Istana negara.

“Kami menginginkan kegiatan ini jadi momentum terhadap menyembuhkan suasana dan rasa yakin diri dari penduduk, khususnya masyarakat keturunan Tiong Hoa,” kata ia.

Sumber : BeritaBebasX | Blog yang di dedikasi untuk update berita bebas

via BeritaBebasX – Blog yang di dedikasi untuk update berita bebas

Advertisements