Fantastiknya toilet para anggota dewan hingga miliaran rupiah

fantastiknya toilet para anggota dewan, DPR, Jakarta, Dalam Negeri, Ahok urai bejat DPRD DKI, Kejadian,
Gedung DPR tambak dari atas – BeritaBebasX

BeritaBebasX – Toilet bersih & nyaman benar-benar dipakai. Tapi kalau telah mencapai miliaran Rp pasti pantas dipertanyakan, toilet macam apa yg dibangun.

Lebih-lebih toilet tersebut berada di kantor para wakil rakyat. Publik pasti miris mengetahui dana toilet anggota dewan mencapai miliaran rp.

Koordinator Investigasi & Advokasi FITRA Uchok Sky Khadafi menegaskan Dewan Perwakilan Rakyat diam-diam melaksanakan renovasi toilet Rupiah 1,8 miliar, thn dulu. Sementara thn 2012, Dewan Perwakilan Rakyat rencananya bakal merenovasi toilet yg memakan anggaran Rupiah 1,4 miliar.

“Seknas FITRA menyesali sikap Dewan Perwakilan Rakyat yg makin hri makin tak peduli dgn kritikan, Dewan Perwakilan Rakyat telah jadi dinas bebal, tak ingin dikritik & ingin menang sendiri,” papar Uchok di Dewan Perwakilan Rakyat, 2015 silam.

Uchok membeberkan, tepat audit Bapak semester I th 2012, tugas renovasi toilet kusus perempuan di Lt I Gedung Nusantara I menghabiskan anggaran Rupiah 860 juta. Artinya, renovasi toilet tiap komisi di Dewan Perwakilan Rakyat, negeri mesti mengeluarkan duit segede Rupiah 172 juta.

Sementara itu, lanjut Uchok, tugas renovasi toilet kusus cowok saja Lt I Gedung Nusantara I segede Rupiah 970 juta. Menjadi utk satu komisi di Dewan Perwakilan Rakyat negeri mesti mengeluarkan duit se besar Rupiah 194 juta.

“Ini mahal betul renovasi toilet Dewan Perwakilan Rakyat. Memang realisasi budget yg tak masuk akal sehat manusia yg waras,” tegasnya.

SIMAK JUGA Berita Bebas Lainnya

Nyatanya proyek toilet tidak cuma di Dewan Perwakilan Rakyat saja. Lembaga Perumahan & Gedung Perkantoran DKI Jakarta melaksanakan renovasi toilet DPRD bersama nilai lebih dari Rupiah 50 miliar. Lantas thn dulu dianggarkan kembali dgn nilai Rupiah 28 miliar. Proyek itu dimenangkan PT Hana Huberta.


Proyek renovasi itu memicu kontroversi sebab nilainya dianggap tak wajar. Tidak Hanya itu, renovasi toilet & hall sebenarnya belum butuh. Keramik, marmer, urinoir, & toilet masihlah berfungsi baik.

Tidak Hanya toilet, instalasi saluran pembuangan air ikut ditukar. Padahal, semuanya masihlah berfungsi sangat baik. Atap gedung dewan yg tetap baik pula ikut ditukar.

Padahal, proyek tersebut sebenarnya sudah dikerjakan mulai 2013 dulu bersama nilai biaya Rupiah 47 miliar. Kala itu, dilakukan penggantian tembok marmer di lobi gedung. Tapi, th ini proyek yg sama kembali dikerjakan. Tembok marmer yg baru terpasang kira kira setahun itu kembali dibongkar.

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) juga mencurigai masihlah adanya pihak main bersama pagu biaya. Bukan cuma di legislatif, tapi serta anak buahnya atau Unit Kerja Piranti Daerah (SKPD) melakukan proyek itu.

“Waktu itu pula waktu berantem-berantem, kita belum mengontrol kelakuan SKPD. Sebab Itu tidak sedikit APBD yg kita Silpa-kan,” kata Ahok.

Sumber : BeritaBebasX | Blog yang di dedikasi untuk update berita bebas

via BeritaBebasX – Blog yang di dedikasi untuk update berita bebas

Advertisements