Pemprov DKI cabut izin bidan gunakan vaksin palsu, RS diselidiki dahulu

14 RS penerima vaksin palsu – BeritaBebasX

BeritaBebasX – Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menegaskan dapat memberikan hukuman bagi layanan kesehatan yg terbukti sengaja memakai vaksin palsu. Sebab berdasarkan data Bareskrim, tiga dari empat belas layanan kesehatan yg memanfaatkan vaksin palsu ada di Jakarta.

Adapun tiga pelayanan kesehatan yg terbukti pakai vaksin palsu adalah Rumah Sakit Harapan Bunda, Kramatjati, Jakarta Timur, Bidan M Elly Novita di Ciracas Jakarta Timur dan Klinik Dr Ade Kurniawan di Rawa Belong, Jakarta Barat.

“Urusannya di Dinas Kesehatan dan Kemenkes. Ada hukumannya,” katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Pada hari jumat (15/7).

Sedangkan, Kepala Dinas Kesehatan DKI Koesmedi memaparkan, pihaknya bakal memberikan sanksi bagi Bidan yg ketahuan menggunakan vaksin palsu. Sementara utk Rumah Sakit tdk akan langsung disegel.

“Kalau yang bidan langsung dicabut. Tapi kalau yang Rumah Sakit itu manajemen dan oknum yg bakal kena,” jelasnya.

SIMAK JUGA Berita Bebas Lainnya

Sanksi bakal dikenakan setelah Dinas Kesehatan DKI melakukan penelusuran terlebih dahulu. Salah satu contohnya Klinik Dr Ade yg di Slipi sampai kini masih ditelusuri oleh Dinkes DKI, Sudin Kesehatan Jakbar, BPPOM dan Kemenkes.

Sementara RS Harapan Bunda telah mengeluarkan surat pernyataan akan bertanggung jawab untuk pembiayaan vaksin ulang dan risiko yang terjadi akibat vaksin ulang. Pemerintah pun sedang mendata warga yg sempat melakukan vaksin di tempat tersebut.

“Sedang dilaksanakn crosscheck register bayi balita yg divaksin dan dilakukan validasi data. Lalu kita kelompokkan sesuai kelompok umur dan analisa untuk dilakukan vaksin ulang,” pungkas Koesmedi.

Sumber : BeritaBebasX | Blog yang di dedikasi untuk update berita bebas

via BeritaBebasX – Blog yang di dedikasi untuk update berita bebas

Advertisements